News

ANGIN Menghimpun Putaran Pendanaan Tahap Awal dari 500 Startups VC dan Tiga Angel Investor Indonesia



ANGIN (Angel Investment Network Indonesia) menjalankan struktur investasi malaikat terbesar di Indonesia, melayani 70 angel investor (pemodal malaikat) yang menanamkan modal di 33 bisnis selama dua tahun terakhir.

ANGIN  selama ini menjalankan perannya sebagai medium investasi dan mengembangkan ekosistem kewirausahaan Indonesia melalui berbagai layanan, usaha rintisan, dan kemitraan bersama badan/organisasi lokal seperti BEKRAF, dan organisasi internasional seperti United Nations Development Programme (UNDP), Amazon Web Services, dan OXFAM.

ANGIN didirikan pada tahun 2013 oleh beberapa individu dengan kekayaan bersih super besar, diketuai oleh Shinta Kamdani (CEO Sintesa Group). ANGIN telah memelopori bidang investasi yang memihak perempuan dengan meluncurkan Women Fund pertama di Indonesia. Sejak saat itu, ANGIN telah menciptakan beragam layanan di bidang konsultasi, teknologi, konten, dan riset.

Riset terbaru ANGIN juga telah dirilis yakni sebuah laporan yang memetakan lanskap incubator, akselerator, pemrakarsa ekosistem dan organisasi pendukung usaha rintisan di Indonesia. Penelitian ini menyoroti 53 program dan memberikan informasi baru mengenai partisipasi perempuan wirausaha di dalam program-program tersebut. Penelitian tersebut dapat dilihat di sini.

Untuk merespons naiknya permintaan atas beragam layanannya, manajemen ANGIN memutuskan untuk mencari dukungan eksternal. “Kami telah menghabiskan banyak sumber daya di ANGIN sejak pendiriannya dan tim kami selalu haus akan jangkauan dan dampak yang lebih luas. Kami memutuskan untuk menerima dana eskternal agar bisa berkembang lebih jauh,” kata David Soukhasing, Managing Director ANGIN.

Pendanaan diperoleh dari organisasi investasi lain yang berpengalaman dalam pasar berkembang dan memang sejalan dengan misi ANGIN. Terbersitlah 500 Startups.

“Bermula dari Silicon Valley hingga lebih dari 2.000 investasi di 60 lebih negara, kami ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama ANGIN. Apa yang mereka lakukan benar-benar berdampak luas dan memberi fondasi masa depan yang lebih inklusif. Saya bangga dapat terus mendukung ANGIN dan perkembangannya,” kata Khailee Ng, Managing Partner 500 Startups.

Bulan Mei ini, ANGIN berhasil memperoleh putaran pembiayaan pertama dari 500 Startups dan tiga investor Indonesia: Shinta Kamdani, Pak Diono Nurjadin (CEO Cardig International) dan Jefrey Joe (Managing Director dan Cofounder Alpha JWC).

“Kami turut senang bekerja dengan bauran VC (venture capitalist) dan individu yang benar-benar sejalan dengan visi dan misi kami. Banyak fitur baru yang telah dipersiapkan, dan kami senantiasa memperbaiki layanan bagi para angel investor dan akan terus berupaya mendukung perkembangan usaha rintisan di seantero Indonesia. Penggalangan dana ini juga memberikan sinyalemen kuat bagi para pemrakarsa ekosistem seperti kami yang selalu mendukung usaha rintisan, juga memberikan isyarat bahwa investor akan selalu membantu dan selalu ada jalan untuk memperoleh hibah dan donasi demi kelangsungan operasional mereka,” tambah David Soukhasing.

Tentang ANGIN: ANGIN merupakan jaringan investasi malaikat terstruktur pertama di Indonesia dan telah berkembang menjadi jaringan individu dengan kekayaan bersih tinggi terbesar di Indonesia yang mengumpulkan sumber daya untuk berkecimpung dalam investasi tahap awal dan mentoring. Angel investor di ANGIN terdiri dari berbagai professional yang telah menghimpun kekayaan di banyak industri (seperti media, real estate, FCMG, ekstraktif) dan berkomitmen menyediakan modal bagi para wirausaha yang aktif di beragam industri. Motivasi Angel Investor lebih dari sekadar laba karena mereka memainkan peran dalam membina wirausaha Indonesia melalui arahan strategis, keahlian industri yang mendalam, dan akses jaringan yang luas. Investor ANGIN didukung oleh tim investasi yang berdedikasi dan jaringan mitra yang kuat (penasihat, investor pendamping, dan mentor) yang memperkaya bauran keahlian.

Tentang 500 Startups: 500 Startups merupakan perusahaan modal ventura yang mengemban misi mencari dan mendukung wirausaha berbakat di seluruh dunia, membantu mereka menciptakan perusahaan yang sukses, dan membangun ekosistem global yang maju. Kami merupakan salah satu perusahaan modal ventura pembiayaan tahap awal yang paling aktif di dunia. Sejak kelahirannya di Silicon Valley, 500 Startups telah berinvestasi di lebih dari 2.000 perusahaan melalui 4 dana global dan 14 dana mikro yang masing-masing diperuntukkan bagi segmen geografis atau vertical tertentu. Tim kami yang beranggotakan lebih dari 100 orang tersebar di berbagai belahan dunia, bersama dengan portofolio investasi global 500 Startups di lebih dari 60 negara.

Di Asia Tenggara, 500 Durian Funds dan tim kami menjembatani wirausaha berbakat dan cita-cita yang mereka ingin raih dengan akses modal dan keahlian. Hingga saat ini, kami telah berinvestasi dan mendukung lebih dari 160 perusahaan dan telah membangun komunitas pendiri perusahaan yang kuat di seluruh Asia Tenggara.