1-2 November 2018

Bali, Indonesia

 

Tengoklah bagaimana perusahaan dan usaha sosial tidak saja menjalankan bisnis tetapi juga berperan sebagai energy positif dalam menyediakan solusi dan menciptakan peluang kolaborasi aktif antarpemangku kepentingan inovasi sosial di Asia. ASIC merupakan acara yang digelar dua hari yang menyajikan diskusi-diskusi mengenai Sustainable Living (Gaya Hidup Berkelanjutan), Circular Economy (Ekonomi Hijau), Sustainable Energy (Energi Terbarukan), dan munculnya gerakan B Corp yang dipaparkan oleh berbagai pembicara dari Indonesia dan beberapa Negara Asia.  

 

Terhubung

Jalin hubungan dan berinteraksi dengan peserta lain yang memiliki tujuan yang sama.

 

Belajar

Petik ide-ide dan pengetahuan baru melalui diskusi, lokakarya, dan sebagainya.

 

Kolaborasi

Jangan lewatkan kesempatan berkolaborasi dengan pemegang kepentingan regional.

 

Hari 1

Kamis, 1 November 2018

Pertemuan Formal di HARRIS Hotel Sunset Road

 

Hari 2

Jumat, 2 November 2018

Pertemuan Informal di KE{M}BALI Innovation Hub

Kunjungan ke Desa Nyambu, Bali

 

Detail Agenda

 

Kunjungan ke Desa Nyambu, Bali

Desa Nyambu, berlokasi di ujung selatan Kabupaten Tabanan, adalah salah satu dari beberapa desa urban di Bali dengan lahan pertanian mencakup 61% dari luas daerah. Desa Nyambu menjadi destinasi yang cocok bagi mereka yang ingin merasakan dan memahami warisan budaya Bali yang telah ada selama ribuan tahun, tetapi tidak memiliki banyak waktu.

 

Pembicara dan Panelis

Adi Sudewa, Manajer Investasi Senior, Aavishkaar (Adi Sudewa adalah Manajer Investasi Senior Aavishkaar, perusahaan investasi usaha sosial yang berfokus pada bidang pertanian, kesehatan, pendidikan, dan energi bebas polusi. Sebelum di Aavishkaar, dia pernah bekerja di IBM Business Consulting Services, McKinsey  & Company, dan PermataBank sebagai Wakil Direktur Strategi Perbankan Ritel. Adi Sudewan memperoleh gelar sarjana informatika ITB dan MBA dari University of California di Los Angeles)

Agus Sari, CEO, Landscape Indonesia (Agus Sari adalah CEO Landscape Indonesia, perusahaan yang menjembatani manajemen lanskap berkelanjutan dengan pembiayaan. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai CEO Belantara Foundation dan Deputi REDD+ Management Agency. Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Regional Indonesia dan Direktur Strategis Regional Asia Tenggara di Ecosecurities, yaitu perusahaan manajemen asset karbon terbesar di Indonesia. Dia juga pernah menjadi anggota Nobel Peace Prize – dianugerahi Integrgovernmental Panel on Climate Change, editor beberapa jurnal ilmiah, dan sekarang mengajar kelas kewirausahaan sosial dan pembangunan berkelanjutan di Fakultas Bisnis dan Manajemen, ITB)

Dian Wulandari, Chief Operating Officer Instellar (Dian telah memiliki 17 tahun pengalaman di bidang konsultasi, riset, pelatihan, pemasaran, humas, dan digital media. Dian juga aktif di berbagai kegiatan nirlaba selama ini, selalu mengambil cuti panjang di sela-sela pekerjaan profesionalnya untuk mengabdi di berbagai pelosok Indonesia untuk membantu pembangunan bersama masyarakat asli dan marginal. Dia juga mendirikan dua yayasan: yang pertama berfokus pada pendidikan anak-anak dan yang kedua di bidang pelestarian seni dan budaya Indonesia)

Dondi Hananto, Mitra, Patamar Capital (Berbekal pengalaman selama 15 tahun di perbankan, berspesialisasi di pembiayaan mikro, manajemen risiko, manajemen portofolio, dan manajemen kredit. Sebelum mendirikan Kinara Indonesia, Dondi pernah bekerja di HSBC, Sampoerna Strategic, Bank Danamon, dan Adira Finance. Dia sekarang mewakili Patamar Capital di Indonesia.)

Fadjar Hutomo, Deputi Akses Keuangan, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) (Sebelum bergabung dengan BEKRAF, Fadjar Hutomo adalah Perencana Keuangan dan Konsultan UKM. Pernah memimpin sebuah perusahaan modal ventura di Jawa Timur, Fadjar memiliki ketertarikan di bidang pendanaan usaha rintisan, kewirausahaan, pembangunan modal ventura di Indonesia, terutama di bidang ekonomi kreatif.)

Iwan Setiawan, Chief Operating Officer of MarkPlus, Inc, Pemimpin Redaksi Marketeers (Iwan berpengalaman lebih dari 12 tahun di layanan profesional terutama di bidang pemasaran dan strategi di MarkPlus, Inc. Peran yang pernah diembannya antara lain upaya strategi level atas yang berfokus pada strategi penetrasi pasar, go-to market, dan pertumbuhan. Pada tataran yang lebih taktis, dia memberikan jasa konsultasi dalam bidang komunikasi merek, distribusi, manajemen tenaga penjualan, dan rancangan pengalaman pelanggan.)

Karyanto Wibowo, Direktur Pembangunan Berkelanjutan, Danone Aqua (Sebagian besar kariernya dihabiskan di bidang operasi usaha dan bisnis. Menggambarkan dirinya sebagai orang yang penuh hasrat dan berkomitmen pada bidan pembangunan berkelanjutan. Visinya adalah menjadikan keberlanjutan sebagai jantung bisnis.)

Kevin Kumala, Chief Green Officer, AVANI (Kevin Kumala adalah wirausaha sosial dan pejuang pembangunan yang keberlanjutan. Dia adalah pendiri rekan dan Chief Green Officer di Avani, suatu perusahaan yang mengemban misi memberikan kontribusi berkelanjutan dengan menjembatani berbagai komunitas dengan solusi yakni dengan mengganti produk yang dibuat dari bahan yang tidak terurai.)

Kyle Parsons, Pendiri & Presiden, Indosole (Kyle Parsons hidup dari sampah Anda. Perhatiannya pada persoalan sampah di Bali telah mendorong dia beserta timnya untuk mendirikan Indosole, perusahaan yang mendaur ulang dan mereproduksi sampah ban menjadi sol alas kaki. Jutaan ban dibuang begitu saja ke tempat pembuangan sampah setiap tahunnya dan telah menjadi sarang penyakit. Ban-ban bekas ini juga dibakar sebagai bahan bakar murah, tetapi sangat beracun. Dengan pengalamannya di olahraga ekstrem dan ritel fesyen, Kyle kini menjalankan bisnis Indosole di luar California dan Bali, tetapi proses pengolahannya yang 100% organik dijalankan di Indonesia.)

Margareth Meuti, Koordinator Footprint Campaign, World Wild Fund – Indonesia

Meilinda Sutanto, Co-Director, The Golden Space Indonesia (Meilinda Sutanto mulai mendalami meditasi sejak 2012 bersama Master Umesh H. Nandwani, seorang guru metafisik dan spiritual, pendiri The Golden Face, organisasi transformasi kehidupan yang telah menerima berbagai penghargaan, dengan jaringan global yang kuat. Perjalanannya bersama program Awaken The Divine You mencakup berbagai kelas dan retret di Jakarta, Nepal, India, Bali, Thailand, AS, Peru, Yunani, Mesir, dan Jordan. Dia juga telah menerima sertifikasi ahli gizi integratif dari Institute of Integrative Nutrition New York.)

Priscilla Henriette, Mitra – Innate Motion Worldwide

Ramya Prajna Sahisnu, Pendiri Rekan, ThinkWeb

Ratri Wuryandari, CSR Manager Wilayah Asia Timur & Jepang – Schneider Electric (Ratri adalah profesional komunikasi berkelanjutan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Dia kini menjabat posisi sebagai CSR Manager Wilayah Asia Timur dan Jepang di Schneider Electric. Kariernya bermula dari pengelola konten pakar pemasaran terkemuka, Rhenald Kasali, bekerja di Kaltim Prima Coal, salah satu produsen batu bara terbesar di Indonesia, dan 10 tahun bekerja di Coca-Cola Indonesia di mana dia bertanggung jawab mengembangkan perencanaan strategis dan operasional program berkelanjutan di perusahaan tersebut. Sebelum bergabung di Schneider, Ratri sempat bekerja bersama Gita Wirjawan, mantan Menteri Perdagangan RI, memimpin Ancora Foundation sebagai CEO. Dia juga memiliki hobi menyelam dan bercita-cita menjadi pelestari terumbu karang saat pensiun.)

Refi Kunaefi, Direktur Pengembangan Proyek, Akuo Energy Indonesia (Refi Kunaefi, eks-manajer operasi lapangan di Schlumberger (perusahaan migas terbesar di dunia), telah menjadi jiwa Akuo Energy Indonesia sejak pendiriannya. Dia kini mengepalai pengembangan proyek di Akuo Energy Indonesia yang dan menangani portolfio pembangunan proyek energy terbarukan 500 MW di lintas teknologi (tenaga surya, air, angin, ombak, dan biomassa).

Rizal Malik, CEO Yayasan WWF Indonesia

Ronaldiaz Hartantyo, CMO Mycotech (Lulus sarjana arsitektur ITB tahun 2007, koordinator Ganesha Hijau, yaitu gerakan kampus ramah lingkungan. Sejak 2010 aktif dalam gerakan pelestarian rumah tradisional bernama Rumah Asuh. Tahun 2011 terlibat dalam rekonstruksi rumah adat Wae Rebo di Flores).

Sahala Situmorang, Mitra, Transaction Advisory Services (Sahala adalah TAS Partner di Ernst & Young Indonesia di bidang merger dan akuisisi. Pernah terlibat di berbagai peran Penasihat Keuangan berbasis transaksi, baik transaksi akuisisi dan divestasi. Selain itu, dia juga memiliki pengalaman luas di bidang integrasi transaksi, membantu klien dalam menangani isu-isu operasional dalam beragam transaksi.)

Shana Fatina, CEO Tinamitra Mandiri (Shana mendirikan Tinamitra Mandiri tahun 2010, kelompok bisnis terdiversifikasi yang berfokus pada bisnis energi bebas polusi dan inisiatif pengurangan karbon demi mencapai masa depan yang berkelanjutan. Pernah menjabat sebagai ketua BEM ITB, Shana memperoleh gelar sarjana teknik industry ITB tahun 2009.)

Ted Martynov, CEO SolarHome (Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang keuangan konsumen, teknologi, dan LSM, terutama di lingkungan usaha rintisan dengan pertumbuhan tinggi. Ted juga menjadi penanggung jawab operasional harian di SolarHome. Sebelum meluncurkan SolarHome tahun 2016, Ted telah memetik pengalaman kewirausahaan selama 14 tahun di pasar Negara berkembang, terutama di bidang keuangan konsumen dan teknologi finansial, juga mengemban peran eksektuif termasuk CEO. Pengalamannya di bidang bisnis mencakup penanggung jawab operasional bisnis termasuk perencanaan bisnis, penjualan, pengembangan teknologi, keuangan, dan adminitrasi. Ted juga sempat berkecimpung di dunia politik dan relawan di Ukraina, memimpin peluncuran yayasan nirlaba yang bergerak di bidang HAM dan demokrasi setelah Revolusi Maidan tahun 2013. Mr. Martynov memperoleh gelar sarjana bidang Statistika Matematika dan Probabilita dari Donetsk National University, Ukraina.)

 

Dipersembahkan oleh:

Mitra:

Mitra Pendukung:

Mitra Komunitas:

Mitra Media:

 

Anda siap bergabung? Dapatkan tiketnya sekarang!





CONNECT

Get connected and engage with participants with the same purpose


LEARN

Get new ideas and insights through the discussions, workshop etc


COLLABORATE

Get Opportunities to collaborate with regional stakeholders




DAY 1

Thursday, 1st November 2018
Conference at HARRIS Hotel Sunset Road

DAY 2

Friday, 2nd November 2018
Un-conference at KE{M}BALI Innovation Hub
Visit to Desa Nyambu, Bali

Agenda Detail

Visit to Desa Nyambu, Bali

Desa Nyambu, located at the southern tip of Tabanan Regency, is one of the few urban villages in Bali, with agricultural land comprising 61% of the total area. Desa Nyambu is a great destination for those who want to feel and understand Bali’s cultural heritage as it has evolved over thousands of years, but who have limited time.




Presented by

Partners

Supporting Partner

Featured Partners


Community Partners

Media Partners


Are you ready to join? Get the ticket!

IDR USD
Thu, 01 Nov 2018
09:00 am - 06:00 pm
HARRIS Hotel Sunset Road

Download PDF Sign Up