Workshop Rise Inc.: Pemasaran Efektif bagi Usaha Sosial

Sign Up Mon, 26 Mar 2018
9.00 – 17.00
Menara by KIBAR

Mencari pemodal yang tepat dan mengamankan dana menjadi sesuatu yang menantang, memakan waktu, dan rumit. Lokakarya Pendanaan yang Tepat bagi Usaha Sosial memberikan gambaran mengenai sumber-sumber keuangan bagi usaha sosial yang sedang bertumbuh, mengenali beragam jenis pemodal, apa yang harus dipersiapkan agar peluang mendapatkan dana makin besar, dan beberapa tips bagaimana menyampaikan proposal bisnis secara efektif kepada calon pemodal sehingga mereka bisa menggalang dana pada saat yang tepat.

Lokakarya ini meliputi:

  • Memahami tentang sumber-sumber pendanaan alternatif
  • Mencari sumber pendanaan yang tepat
  • Apa yang perlu dipersiapkan sebelum bertemu dengan pemodal
  • Latihan presentasi
  • Presentasi bersama pemodal

Sasaran:

  • Tujuan lokakarya ini yaitu membantu usaha sosial untuk:
  • Memahami tentang kesiapan investasi, jenis investor yang tersedia di pasar, dan jenis investor mana yang ingin dicari
  • Merumuskan proposal investasi

 

Penguatan Ekosistem Inovasi di Jawa Timur bagi Perbaikan Layanan Publik melalui Perencanaan Bisnis yang Berdampak Sosial

Jumat, 25 Mei 2018

Sehari penuh

Surabaya

 

Kolaborasi antara KOMPAK, Saraswati, Impact Hub, Instellar, KIBAR dan TRANSFORMASI.

Saraswati bertujuan mendorong ekosistem inovasi di Jawa Timur melalui kolaborasi lintas-sektoral dalam mengembangkan dan memulai perencanaan bisnis yang berdampak sosial. Sasarannya adalah merancang purwarupa operasional yang lebih komprehensif dan berfokus pada perbaikan layanan publik, juga mendorong perencanaan keuangan yang lebih akurat – perencanaan bisnis bagi usaha sosial dan rintisan serta ketahanan keuangan bagi LSM dan pemerintah daerah. Lebih spesifiknya, fokus yang diberikan mendukung hal-hal berikut:

  • Layanan kesehatan (termasuk isu-isu gizi dan stunting, angka kematian ibu dan bayi);
  • Identitas hukum;
  • Pemberdayaan ekonomi (terutama bagi perempuan dan kelompok rentan)

Proses ini melibatkan pemerintah daerah, sektor swasta (termasuk usaha sosial), dan LSM serta lembaga-lembaga kunci dan mitra pembangunan lain. Pendekatan ini mendorong kolaborasi sembari menghimpun insentif dan pendekatan khusus dari setiap lembaga yang berpartisipasi.

Program perencanaan bisnis yang berdampak sosial tidak hanya berfokus pada penciptaan gagasan atau prototipe baru, tetapi juga pada pengembangan prototipe yang sudah ada dan memungkinkan untuk dijalankan (ditentukan oleh mitra kolaborasi) hingga pada titik di mana mereka berada pada posisi yang lebih kuat untuk menarik pendanaan baru di masa mendatang. Strategi ini mengakui bahwa gagasan bagus memang sudah ada, tetapi mendorong mitra untuk membuat perancangan yang lebih baik – dan dengan kolaborasi dengan beragam mitra potensial – demi keberlanjutan. Hal ini dilakukan melalui empat kegiatan utama:

Lokakarya perancangan bersama. Saraswati menyadari bahwa seluruh mitra memiliki sumber daya pelatihan dan pendekatan masing-masing (kurikulum, fasilitator, dsb). Kami akan mengadakan diskusi ahli selama setengah hari di Jakarta sehingga mitra-mitra dapat berbagi kurikulum mereka, praktik terbaik, dan pengalaman dalam menyelenggarakan pelatihan bagi usaha sosial dan inisiatif layanan publik – serta bersama-sama membuat rencana pengembangan kurikulum Perencanaan Bisnis yang Berdampak Sosial .

Akhir pekan rintisan. Saraswati akan bekerja sama dengan Kibar, Impact Hub, dan Techstar untuk menyelenggarakan lokakarya selama 54 jam mengenai pengembangan ide, validasi, dan penyampaian gagasan bagi usaha rintisan. Acara ini menjadi peluang untuk berinteraksi dengan usaha rintisan potensial yang bergerak di bidang kesehatan, identitas hukum atau pemberdayaan ekonomi – dan memungkinkan calon-calon terbaik mereka untuk hadir di pelatihan (bootcamp).

Kami menawarkan pelatihan satu hari bagi sepuluh fasilitator dari jaringan tersebut (diajukan oleh mitra masing-masing)—dan dibagi menjadi dua kelompok, sembari memastikan bahwa setiap kelompok terdapat satu mitra universitas dan satu mitra non-universitas—untuk mendukung pelatihan di masa tmendatang serta mendorong perancangan inovatis dan Perencanaan Bisnis yang Berdampak Sosial serta menyediakan sarana mentoring bagi mitra lokal kami. Para pelatih ini juga akan berperan aktif dalam penyelenggaraan bootcamp yang diajukan.

Boot camp (pelatihan). Saraswati akan menyelenggarakan boot camp selama dua hari di Surabaya pada akhir Mei 2018. Saraswati bersama mitra yang terlibat akan memilih lima inisiatif pemerintah daerah, lima usaha sosial atau perusahaan swasta yang berfokus pada dampak sosial, dan lima organisasi masyarakat sipil—masing-masing diwakili oleh dua peserta. Kegiatan ini akan dikonfirmasi kembali selama pembuatan kurikulum bersama. Boot camp ini akan berfokus pada:

  • Pengantar inovasi berdampak sosial dan contoh-contoh praktik terbaik.
  • Memfasilitasi sesi perancangan bersama berdasarkan kekuatan dan minat setiap mitra.

GIN

PROGRAM

Mentoring 3 Bulan bersama ahli (Januari – Maret 2018)

Mekanisme:

[Persiapan] [Mekanisme]

Rekrutmen SE dan Seleksi Impactor

November – Desember 2017

3 Usaha Sosial

Rahsa Nusantara:

Didirikan oleh seorang perempuan dan dibantu bersama suaminya. Rahsa kini mempekerjakan 11 orang, 8 di antaranya adalah perempuan. Rahsa meracik minuman tradisional Indonesia menggunakan bahan-bahan alami dan ramah lingkungan. Rahsa menganut nilai-nilai kearifan lokal di setiap wilayah nusantara. Rahsa Nusantara mengambil rempah-rempah organiknya langsung dari petani rempah organik dengan harga yang wajar. Juga, Rahsa memproses limbah produksi menjadi pupuk yang bisa diserap kembali oleh alam sehingga menjadikan bisnisnya ramah lingkungan.

Serasa:

Didirikan oleh dua perempuan wirausaha sosial yang berkomitmen menyediakan sajian berkonsep salad yang dipetik langsung dari kebun dan dressing buatan sendiri. Serasa mempekerjakan 17 orang, 11 di antaranya perempuan. Sesuai namanya, Serasa (satu rasa) hadir melalui impian dan ingin mendorong lebih banyak orang untuk mengonsumsi sayuran segar. Mereka percaya bahwa memperbaiki pola makan melalui konsumsi salad menjadi salah satu cara untuk mencapai hidup yang lebih sehat.

Srikandi Farm:

Seorang perempuan wirausaha memulai bisnisnya dengan tujuan untuk menyediakan makanan yang lebih sehat bagi masyarakat. Dia memulai usaha sosial yakni memproduksi sayuran sehat tanpa pestisida kimia dan juga perikanan organik. Dia mengembangkan teknik akuaponik dan hidroponik yang mendayagunakan lahan sempit.

 

Rise Inc. Workshop Strategi Pengembangan Produk

Rabu, 21 Februari 2018

9.00 – 17.00

Menara by KIBAR

Usaha sosial didirikan untuk memecahkan beragam persoalan sosial dan lingkungan. Semua usaha sosial dibangun berlandaskan gagasan dan itikad baik. Namun demikian, banyak usaha sosial baru yang tidak memiliki cukup pengetahuan seputar produksi yang sesuai dengan penerima manfaat dan pelanggan/pengguna. Penguasaan pengembangan produk menjadi hal penting bagi usaha rintisan apa pun.

Oleh karena itu, penting bagi wirausaha sosial mengetahui bagaimana menciptakan dan menjual produk mereka secara efektif. Memahami prioritas dan berfokus pada prioritas tersebut akan menjadi nilai tambah bagi wirausaha sosial untuk merancang pengembangan produk mereka. Inilah yang menjadi alasan mengapa mereka sebaiknya tidak hanya memiliki pengetahuan dasar penciptaan tujuan tetapi juga bagaimana mengukur dan memonitor sasaran jangka pendek/panjang. Selain itu, perencanan yang baik sangat dibutuhkan untuk menciptakan produk/jasa yang cocok. Sesi Penciptaan Desain (Design Thinking) akan membantu peserta memahami kebutuhan pengguna.

Lokakarya Strategi Pengembangan Produk akan bermanfaat bagi usaha sosial untuk merancang ulang produknya dan mendefinisikan strategi untuk membuat produk yang berkelanjutan atau menciptakan inovasi baru bagi lini bisnis mereka.  

Tujuan lokakarya ini yaitu membantu usaha sosial untuk:

  • Membuat, mengukur, dan memonitor sasaran mereka dengan menggunakan perangkat OKR (Objective Key Result)
  • Memahami pendekatan Design Thinking untuk menciptakan dan mengevaluasi produk/jasa mereka.
  • Memahami tahapan Daur Hidup Produk untuk membuat rencana pengembangan produk bagi produk/jasa mereka.

Strategi Pengembangan Produk bagi Usaha Sosial

Rancang dan buat rencana pengembangan produk berdasarkan kebutuhan spesifik pelanggan untuk menambah nilai produk Anda. Dalam lokakarya ini, Anda akan mempelajari beberapa metode untuk merancang dan mengukur tujuan serta menciptakan desain yang cocok dengan menggunakan pendekatan Design Thinking yang bisa diterapkan pada usaha sosial.

Fasilitator:

Gilang Gibranthama (Chief Strategy Officer, Binar Academy)

Putri Izzati (Penulis/Perencana, Kibar)

Husin Wijaya (Pakar Pengembangan Kepemimpinan)

Tanggal/Jam:

21-22 Februari 2018

Rabu – Kami

9.00 – 17.00

Tempat:

Menara by Kibar

 

Ini adalah lokakarya ke-2 Rise Inc. Stars 5. Info lebih lanjut mengenai Rise Inc. Program, kunjungi: instellar.id/riseinc





Other Events

25

Jul

2018

Workshop Impact Leadership bagi Usaha Sosial

Wed, 25 Jul 2018
9.00 – 17.00
Kolla Space Sabang

21

Feb

2018

Rise Inc. Workshop Strategi Pengembangan Produk

Wed, 21 Feb 2018
9.00 – 17.00
Menara by KIBAR